Rabu, 14 Oktober 2020

MATERI IPS KELAS 7 BAB II Pekan 3

 PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PEMBENTUKAN LEMBAGA SOSIAL




Tujuan : Menjelaskan pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial. 


MATERI

Interaksi Sosial merupakan kegiatan manusia dengan  manusia. Dari bangun tidur hingga tidur kembali manusia tidak lepas dari interaksi sosial, misalnya berinteraksi dengan orang tua, teman, saudara, dsb. 

Kegiatan interaksi tersebut baik disadari atau tidak disadari akan mempengaruhi kehidupannya atau kehidupan masyarakat.

Mengapa seseorang berinteraksi dengan orang lain? Seseorang berinteraksi dengan orang lain adalah karena alasan  untuk PEMENUHAN KEBUTUHAN, karena tidak semua kebutuhan manusia dapat  dipenuhi  sendiri. 

Interaksi sosial memiliki pengaruh terhadap kehidupan masyarakat termasuk pada pembentukan lembaga sosial. 

Adanya KEBUTUHAN manusia mengharuskan timbulnya INTERAKSI SOSIAL yang mendorong terbentuknya LEMBAGA SOSIAL.

Contoh pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial antara lain :

1. Lembaga Keluarga

Lembaga ini diawali dari interaksi pria dan wanita hingga membentuk lembaga keluarga / lembaga perkawinan.

2. Lembaga Pendidikan 

Lembaga ini terbentuk karena adanya individu yang memiliki kebutuhan berupa pengetahuan dan ketrampilan. 

Contoh : sekolah, tempat belajar, kursus, dll.

3. Lembaga Ekonomi 

Lembaga ini terbentuk karena adanya keinginan untuk memenuhi kebuturahan sehari-hari.

Contoh : pasar, koperasi, dll

4. Lembaga Agama

Lembaga ini terbentuk karena adanya keinginan menambah ilmu agama dan menjalin persaudaraan antar masyarakat seagama.

Contoh : majelis agama dan organisasi keagamaan.


Supaya lebih memahami materi di atas silahkan simak dan perhatikan baik-baik video berikut ini 









Selasa, 13 Oktober 2020

MATERI IPS KELAS 7 BAB II Pekan 2

BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL



Tujuan : 

1. Menjelaskan  bentuk interaksi sosial yang asosiatif

2. Menjelaskan bentuk interaksi sosial yang disosiatif


MATERI

Interaksi sosial dapat terjadi di manapun dan kapanpun,. Di dalam kehidupan sehari-hari kita bisa melihat seseorang atau sekelompok orang, baik di lingkungan keluarga, di jalan, ataupun di kantor, dan di manapun melakukan interaksi sosial. Mereka berinteraksi sosial dalam bentuk yang beraneka ragam. Ada beberapa bentuk interaksi sosial dalam kehidupan masyarakat, yaitu sebagai berikut :

A. Proses-proses yang Asosiatif

Proses ini terjadi apabila seseorang /kelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada KESATUAN  PANDANGAN. Proses ini ada 3 bentuk, yaitu : 

1. Kerja sama

Suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa TUJUAN BERSAMA.  Dalam masyarakat Indonesia dikenal dengan GOTONG ROYONG. 

Ada 5 bentuk kerja sama , yaitu :

- kerukunan

- bargaining

- kooptasi

- koalisi

- joint venture

2. Akomodasi

Sebagai suatu proses usaha-usaha manusia untuk MEREDAKAN SUATU PERTENTANGAN, yaitu usaha-usaha untuk mencapai KESTABILAN. Akomodasi merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan, sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. Bentuk- bentuk akomodasi :

- koersi : menggunakan tekanan atau paksaaan

- kompromi : jalan damai & mengurangi tuntutan

- arbitrase : dengan bantuan pihak ketiga.

- mediasi : pengikutsertaan pihak ketiga yang netral.

- konsiliasi : mempertemukan keinginan pihak yang berselisih.

- toleransi : menghargai perbedaan.

- stalemate : kekuatan seimbang sehingga berhenti pada titik tertentu.

- ajudikasi : melalui pengadilan.

3. Asimilasi

Asimilasi adalah proses PELEBURAN dua kebudayaan berbeda menjadi satu kebudayaan tunggal yang dirasakan sebagai kebudayaan milik bersama.  Proses asimilasi dapat dengan mudah terjadi melalui : sikap toleransi, sikap saling menghargai orang lain dan kebudayaannya serta perkawinan campuran. 

B. Proses -proses Disosiatif

Proses ini terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada KONFLIK dan MERENGGANGKAN SOLIDARITAS kelompok. Proses ini ada 3 bentuk, yaitu : 

1. Kompetisi (persaingan)

Kompetisi adalah suatu proses individu atau kelompok yang BERSAING untuk mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan tertentu. 

2. Kontravensi 

SIKAP MENTAL yang tersembunyi terhadap orang lain atau terhadap unsur-unsur kebudayaan suatu golongan tertentu.  Kontravensi ditandai perasaan tidak suka yang disembunyikan, kebencian atau keraguan terhadap orang lain. 

3. Pertentangan / Konflik

Suatu proses dimana individu dan kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan. 

Bentuk pertentangan / konflik misalnya : konflikpribadi, konflik sosial, konflik antar kelas / kelas sosial, konflik politik dan konflik internasional. 


Supaya lebih jelas silahkan saksikan dan perhatikan dengan baik video berikut ini https://youtu.be/lz_dVKdcRkM


TUGAS : Carilah contoh dalam kehidupan sehari-hari masing-masing satu contoh saja bentuk-bentuk interaksi sosial itu !



Kamis, 17 September 2020

MATERI IPS KELAS 7 Bab 2 Pekan 1

 INTERAKSI  SOSIAL

Tujuan : 1. menjelaskan pengertian interaksi sosial

               2. menjelaskan ciri-ciri interaksi sosial

               3. menjelaskan syarat-syarat interaksi sosial

MATERI

Pengertian interaksi sosial :

Adalah hubungan timbal balik yang dilakukan oleh manusia dengan manusia lain  dalam wujud aksi dan reaksi. Contohnya ketika guru sedang menjelaskan pelajaran di depan kelas dan bertanya kepada murid-murid lalu dijawab.

Interaksi sosial merupakan hubungan manusia yang bersifat dinamis.  Interaksi tersebut berlangsung selama seumur hidup selama manusia masih tinggal bersama masyarakat. Karena interaksi sosial memenuhi kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial atau makluk yang tidak bisa hidup tanpa teman.


Ciri-ciri interaksi  sosial :

1. Pelaku minimal dua orang. Bisa antara orang dengan orang, orang dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok.

2. Memiliki simbol. Adalah hal-hal yang dimengerti oleh kita dan lawan bicara, contohnya bahasa. Dengan bahasa yang sama kita akan mengerti yang disampaikan orang lain. 

3. Ada dimensi waktu. Interaksi mengacu pada kondisi waktu, seperti masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. 

4. Memiliki tujuan. Setiap interaksi memiliki tujuannya tersendiri yang ingin dicapai.


Syarat-syarat interaksi sosial 

1. Kontak sosial  adalah cara bagaimana masyarakat melakukan interaksi. 

Kontak sosial ada dua macam yaitu primer dan sekunder. Primer itu berarti langsung tatap muka. Sekunder artinya tidak langsung atau dibantu dengan media, misalnya telpon

2. Komunikasi adalah cara kita menyampaikan pesan kepada orang lain. 


Ada komunikasi yaitu verbal dan non verbal. 

Verbal berarti diucapkan menggunakan bahasa. Contohnya kita berbicara atau menulis.

Non verbal adalah interaksi yang dilakukan dengan isyarat.

 

Untuk mempelajari lebih lanjut, silakan klik link video di bawah ini!

klik di sini 


Selamat Belajar, Semoga Sukses!

 


 

 

Rabu, 02 September 2020

MATERI IPS KELAS 7 Pekan 6

Pekan 6

KONDISI ALAM INDONESIA

Tujuan :

1. menjelaskan keadaan fisik wilayah Indonesia

2. menjelaskan keragaman flora dan fauna di Indonesia

MATERI

1. Keadaan Fisik Wilayah

a. Kondisi Geologis Indonesia

Indonesia terletak di antara tiga lempeng yaitu lempeng INDO-AUSTRALIA, EURASIA, & PASIFIK.

Lempeng Indo-Australia bertumpukan dengan lempeng Eurasia di Sumatra, Jawa, dan Nusa Tenggara.

Sedangkan Lempeng Pasifik bertumpukan dengan Eurasia di utara Papua dan Maluku. 

Tumpukan lempeng tersebut membentuk rangkaian pegunungan yang sebagian menjadi gunung aktif di sepanjang Sumatra, Jawa, dan Nusa Tenggara.

Indonesia juga dilalui oleh dua rangkaian pegunungan besar dunia yaitu SIRKUM MEDITERANIA &SIRKUM PASIFIK. Keadaan ini menyebabkan wilayah barat Indonesia memiliki banyak gunung api aktif sedangkan di wilayah timur Indonesia kebanyakan memiliki gunung api yang sudah tidak aktif lagi karena terdiri atas pegunungan yang sudah tua.

Indonesia terletak juga pada dua dangkalan besar, yaitu DANGKALAN SUNDA dan DANGKALAN SAHUL Dangkalan ini mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia. Wilayah barat yang dilalui Dangkalan Sunda memiliki keanekaragaman hayati yang mirip dengan benua Asia. Sedangkan bagian timur yang dilalui Dangkalan Sahul memiliki  kemiripan dengan benua  Australia.

Dampak dari letak geologis itu : 

  • positif : tanah menjadi subur 
  • negatif : gunung meletus, gempa bumi dan tsunami

 

b. Bentuk Muka Bumi

Bentuk muka bumi Indosesia dapat dibedakan menjadi 

  • dataran rendah
  • dataran tinggi
  • bukit
  • gunung
  • pegunungan


c. Kondisi Iklim Indonesia

Indonesia berada di wilayah yang beriklim TROPIS . Ciri iklim tropis : suhu udara yang tinggi sepanjang tahun sekitar 27 derajat C karena tidak ada perbedaan yang jauh antara suhu musim hujan dan musim kemarau. 

Keadaan iklim Indonesia, dipengaruhi 3 jenis iklim yaitu :

- iklim MUSIM yang dipengaruhi oleh angin musim yang berubah-ubah setiap periode tertentu.

- iklim TROPIS yang terjadi karena Indonesia berada  di daerah tropis.

- iklim LAUT terjadi karena Indonesia memiliki wilayah laut yang luas

Perubahan musim di Indonesia dipengaruhi oleh pergerakan angin muson. Ada dua jenis angin muson :

1. MUSON BARAT yang bertiup bulan OKTOBER-APRIL dari benua ASIA ke benua AUSTRALIA. Mengakibatkan MUSIM HUJAN

2. MUSON TIMUR.yang bertiup bulan MEI - SEPTEMBER dari benua AUSTRALIA ke benua ASIA. Mengakibatkan MUSIM KEMARAU.

2. Flora dan Fauna Indonesia

Keanekaragaman flora dan fauna Indonesia termasuk 3 besar di dunia bersama dengan Brazil dan Zaire.

Persebaran flora Indonesia ada 2 macam:

- INDO-MALAYAN /BARAT yaitu meliputi pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali.

- INDO-AUSTRALIAN /TIMUR yaitu meliputi pulau  Sulawesi,Maluku,Nusa Tenggagara, dan Papua.

Persebaran Fauna Indonesia ada 3 bagian :

- FAUNA BARAT / TIPE ASIATIS.Mencakup Sumatra, Jawa,Bali, dan Kalimantan. Mamalia berukuran besar ditemui di sini : gajah, harimau, badak bercula satu,banteng, kerbau,tapir, babi hutan, orang hutan, monyet, bekantan, dll. Reptil yang ditemui : ular, buaya, tokek,kadal, bunglon, kura-kura, dan trenggiling. Jenis burung yg ditemui: burung hantu,gagak, jalak, elang,merak, kutilang dan berbagai unggas.

-FAUNA TENGAH /PERALIHAN  = ENDEMIS. Mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, Timor, dan Nusa Tenggara. Fauna yang ditemui adalah babi rusa, anoa,ikan duyung, kuskus,monyet hitam, kuda, sapi, monyet saba, beruang,tarsius dan banteng. Reptil yang ada di wilayah ini antara lain : biawak, komodo, buaya, dan ular. Berbagai macam burung : maleo, burung dewata, madar,raja udang, rangkong dan kakak tua nuri.

-FAUNA TIMUR/TIPE AUSTRALIS. Tersebar di Papua, Halmahera, dan Kepulauan Aru. Mamalia yang menghuni wilayah ini antara lain kanguru, beruang, walabi, landak irian, kuskus, pemanjat berkantung, kanguru pohon, dan kelelawar. TIDAK ditemukan kera. Reptilnya : biawak, buaya, ular, dan kadal. Berbagai jenis burungnya antara lain cendrawasih, nuri,raja udang, kasuari dan namunur.

Garis pemisah fauna barat dengan fauna tengah adalah GARIS WALLACE.

Garis pemisah fauna tengah dengan fauna timur adalah GARIS WEBER.

 

Untuk mempelajari lebih lanjut, silakan klik link di bawah ini!

klik di sini

dan 

klik di sini

Selamat Belajar, Semoga Sukses!



Senin, 24 Agustus 2020

Materi IPS Kelas 7 pekan 5

 Pekan 5

Dinamika Kependudukan Indonesia

Tujuan: 

Menjelaskan kondisi kependudukan di Indonesia 

Materi:

Dinamika Penduduk adalah perubahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang disebabkan oleh tiga faktor:

  1. Kelahiran / Natalitas
  2. Kematian / Mortalitas
  3. Perpindahan / Migrasi

1. Jumlah Penduduk

Berdasarkan data kependudukan dunia tahun 2015, jumlah penduduk Indonesia urutan ke 4 di dunia


Keuntungan dan Kerugian Jumlah Penduduk Besar:

Keuntungan:
Penduduk usia produktif berlimpah
Kerugian:
apabila memiliki kualitas penduduk rendah (pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan)

2. Persebaran Penduduk

Persebaran atau distribusi penduduk
adalah bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara, apakah penduduk tersebut tersebar merata atau tidak.
Persebaran penduduk dapat dikenali dari kepadatan penduduk. 
Wilayah yang memiliki sumber daya yang lebih baik fisik maupun manusianya, akan cenderung dipadati penduduk

 

 

Persebaran penduduk tidak merata dapat diatasi dengan:

Transmigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari daerab padat ke daerah yang jarng penduduknya.

3. Komposisi Penduduk 

adalah pengelompokan penduduk berdasarkan usia, jenis kelamin, mata pencaharian, agama, bahasa, pendidikan, tempat tinggal dan lain-lain

4. Pertumbuhan dan Kualitas Penduduk

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk ada 2, yaitu:

1. Faktor alami:

      • Kelahiran 
      • Kematian

2. Faktor non alami:

Migrasi/Perpindahan:

      • Imigrasi
      • Emigrasi

Pertumbuhan penduduk yang cepat menyebabkan:

    • Tingginya angka pengangguran
    • Persebaran penduduk tidak merata
    • Angka ketergantungan tinggi
    • Arus urbanisasi tinggi
    • Menurunnya kualitas dan kesejahteraan penduduk 

 

Kualitas Penduduk

dapat dilihat dari segi:
    • Pendidikan
Tingkat pendidikan penduduk Indonesia masih rendah
Usaha pemerintah: Pemberian beasiswa, BOS, wajib belajar,dll

    • Kesehatan
dapat dilihat dari angka kematian bayi dan usia harapan hidup

    • Pendapatan
pendapatan rata-rata penduduk (pendapatan perkapita

5. Keragaman Etnik dan Budaya

Menurut penelitian BPS tahun 2010, di Indonesia terdapat 1.128 suku bangsa (etnik).
Keragaman budaya Indonesia dapat diketahui melalui bentuk:

    • Pakaian adat
    • Lagu daerah
    • Tarian daerah
    • Rumah adat
    • Upacara adat
    • dll
 

Untuk mempelajari lebih lanjut, silakan klik link di bawah ini!



 

 

Semoga sukses!!




Senin, 17 Agustus 2020

MATERI IPS KELAS 7 Pekan 4

Pekan 4 

POTENSI SUMBER DAYA ALAM DAN KEMARITIMAN INDONESIA

Tujuan :

1. menjelaskan potensi sumber daya alam Indonesia

2. menjelaskan potensi kemaritiman Indonesia


MATERI

 Potensi Sumber Daya Alam Indonesia

Sumber daya alam adalah semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidupnya. 

Diantara contoh sumber daya alam itu antara lain adalah

a. Potensi Sumber Daya Hutan

Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. 

Luas hutan Indonesia menempati urutan ke 9 di dunia, dengan urutan sebagai berikut:

1. Rusia

2. Brazil

3. Kanada

4.Amerika Serikat

5. China

6. Rep. Demokrasi Kongo

7. Australia

8. Argentina

9. Indonesia

10. India

Potensi sumber daya hutan :

1. memiliki kekayaan flora dan fauna atau keanekaragaman hayati

2. memiliki hasil hutan berupa kayu, buah-buahan, dan obat-obatan.

Secara umum, jenis-jenis kayu dan sebarannya adalah sebagai berikut:

1. Kayu Keruing, Meranti, Agathis dihasilkan terutama di Papua, Sulawesi, dan Kalimantan.

2. Kayu Jati banyak dihasilkan di Jawa Tengah.

3. Rotan banyak dihasilkan di Kalimantan, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

4. Kayu Cendana banyak dihasilkan di Nusa Tenggara Timur.

5. Kayu Rasamala dan Akasia banyak dihasilkan di Jawa Barat. 

Fungsi Hutan :

1. menyimpan air hujan dan mengalirkannya ke sungai-sungai

2. tempat hidup flora dan fauna yang menjadi sumber makanan dan obat-obatan.

3. mencegah terjadinya erosi

4. menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida sehingga suhu bumi terkendali.

5. sumber kehidupan bagi masyarakat, khususnya masyarakat sekitar hutan dari produk yang dihasilkannya.

b. Potensi Sumber Daya Tambang

1. Minyak bumi dan gas 
merupakan sumber energi utama yang saat ini banyak dipakai untuk keperluan industri, transportasi, dan rumah tangga. 
Daerah yang merupakan penghasil minyak bumi di Indonesia:
1) Sumatra :
    - Pereula dan Loukseumawe (Nangroe Aceh Darusaalm)
    - Sungai Pakning dan Dumai (Riau)
    - Plaju, Sungai Gerong dan Muara Enim (Sumatra Selatan)
2) Jawa :
    - Jati Barang Majalengka (Jawa Barat)
    - Wonokromo, Delta (Jawa Timur)
    - Cepu, Cilacap (Jawa Tengah)
3) Kalimantan:
    - Pulau Tarakan, Balikpapan, Pulau Bunyu dan Sungai Mahakam (Kalimantan Timur)
    - Rantau, Tanjung, dan Amuntai (Kalimantan Selatan)
4) Maluku :
     Pulau Seram dan Tenggara
5) Papua
     Klamono, Sorong, dan Babo
2. Batu Bara 
adalah batuan sedimen yang terbentuk dari sisa tumbuhan yang telah mati dan mengendap selama jutaan tahun yang lalu. 
Unsur-unsur yang menyusunnya terutama adalah karbon, hidrogen, dan oksigen.
Batu bara dapat dijumpai di sejumlah pulau, yaitu Kalimantan dan Sumatra.
3. Bauksit
adalah sumber bijih utama untuk mengasilkan alumunium. 
Bauksit bermanfaat untuk industri keramik, loham, kimia, dan metalurgi. 
Bauksit ditambang di daerah Kepulauan Riau (Pulau Bintan) dan Kalimantan Barat (Singkawang).
4. Pasir Besi 
dimanfaatkan untuk industri logam besi dan industri semen.
Aktivitas penambangan pasit beesi dapaat ditemukan di :
- Cilacap (Jawa Tengah),
- Sumatra 
- Lombok
- Yogyakarta
- Gunung Tegak (Lampung)
- Pegunungan Verbeek (Sulawesi Selatan)
- Pulau Sebuku (Kalimantan Selatan)
5. Emas
umumnya dimanfaatkan untuk perhiasan.
Tambang emas yang tersebar di Indonesia:
- Papua (Freeport Timika)
- Kalimantan Barat (Sambas)
- Nangroe Aceh Darussalam (Meulaboh) 
- Sulawesi Utara (Bolaang Mongondow, Minahasa)
- Riau (Logos)
- Bengkulu (Rejang Lebong)

 

 Potensi Kemaritiman Indonesia

            Luas laut Indonesia mencakup 2/3 dari seluruh luas wilayah Indonesia, yaitu 5,8 juta km2. Di dalam laut tersebut, tersimpan kekayaan alam yang luar biasa besarnya. 
Potensi Sumber daya laut Indonesia tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti minyak bumi, nikel, emas, bauksit, pasir, bijih besi, timah, dan lain-lain.
Kekayaan yang dapat dimanfaatkan dari sumber daya laut adalah sumber daya alam berupa mangrove, terumbu karang, dan lain-lain. Sumber daya tersebut dikenal dengan sumber daya pesisir.
a. Perikanan 
Laut Indonesia memiliki angka potensi lestari yang besar, yaitu 6,4 juta ton per tahun. Potensi lestari adalah potensi penangkapan ikan yang masih memungkinkan bagi ikan untuk melakukan regenerasi hingga jumlah ikan yang ditangkap tidak mengurangi populasi ikan. 
Di Indonesia bagian Barat dengan rata-rata kedalaman laut 75 meter,  jenis ikan yang banyak ditemukan adalah ikan pelagis kecil. 
Di kawasan Indonesia bagian Timur dengan rata-rata kedalaman laut mencapai 4.000m, jenis ikan yang banyak ditemukan adalah ikan pelagis besar seperti cakalang dan tuna.
Penduduk Indonesia juga banyak yang melakukan budi daya ikan, terutama di daerah pesisir. 
Di pantai utara Pulau Jwa, banyak masyarakat yang mengembangkan usaha budi daya ikan dengan menggunakan tambak. Jenis ikan yang dikembangbiakkan di sana adalah ikan bandeng dan udaang. 

b. Hutan Mangrove
Kekayaan laut Indonesia juga berada di wilayah pesisir berupa hutan mangrove, rumput laut, padang lamun, dan terumbu karang. Hutan mangrove (hutan bakau) adalah tipe hutan yang berada di daerah pasang surut air laut. 
2 fungsi hutan mangrove:
1) Ekologis :
sebagai habitat binatang laut untuk berlindung, mencari makan, dan berkembang biak.
2) Ekonomis :
Penduduk memanfaatkan kayu sebagai bahan kayu bakar atau bahan pembuat arang. Kayu bakau juga dapat dijadikan bahan pembuat kertas. 
Nilai ekonomis lainnya adalah dari beragam jenis fauna yang menghuni di hutan bakau seperti udang dan jenis ikan lainnya. 
Hutan mangrove tersebar di:
- pesisir sebelah barat Pulau Sumatra
- pantai utara Pulau Jawa
- sepanjang pesisir Pulau Kalimantan
- pesisir Pulau Sulawesi
- pesisir selatan Papua 

c. Terumbu Karang
adalah batuan  sedimen kapur di laut yang terbentuk dari kapur yang sebagian besar dihasilkan dari koral. Koral adalah binatang yang mengasilkan kapur untuk kerangka tubuhnya. 


 

Untuk mempelajari lebih lanjut, silakan klik link di bawah ini!

klik di sini 



Selasa, 04 Agustus 2020

MATERI IPS KELAS 7 Pekan 3

Pekan 3

LETAK DAN LUAS INDONESIA


Tujuan :
1. menjelaskan letak geografis dan astronomis Indonesia
2. menjelaskan implikasi dari letak geografis dan astronomis bagi Indonesia
3. menunjukkan batas-batas wilayah Indonesia

MATERI

. Letak

- menunjukkan posisi suatu tempat terhadap tempat lain 
- menunjukkan karakteristik tempat tersebut
 

Letak astronomis

adalah letak berdasarkan posisi koordinatnya yaitu dari garis lintang dan garis bujur.
Secara astronomis Indonesia terletak antara 95° BT - 141° BT, dan 6° LU - 11° LS. 

Implikasi dari letak astronomis:
. dari letak garis lintangnya di posisi 6° LU - 11° LU maka Indonesia beriklim tropis. wilayah tropis dibatasi 23,5° LU sampai 23,5° LS. 
. dari letak garis bujurnya di posisi 95° BT - 141° BT maka Indonesia memiliki 3 wilayah waktu. Yaitu WIB, WITA, dan WIT.

Letak geografis 

adalah letak / posisi suatu  wilayah atau negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Secara geografis Indonesia berada di  antara dua benua, yaitu Benua Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia. Selain itu Indonesia juga berada di antara dua samudera, yaitu Samudera Pasifik di sebelah timur Indonesia dan Samudera Hindia di sebelah barat Indonesia. 
Wilayah Indonesia juga berbatasan dengan sejumlah wilayah, baik wilayah negara atau samudra.

Batas-batas wilayah Indonesia :
- Sebelah utara Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina, dan Laut Cina Selatan.
- Sebelah selatan Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia.
- Sebelah barat Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
- Sebelah timur Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

Implikasi dari letak geografis:
a. yang menguntungkan 
  • Letak geografis Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan dunia antara negara-negara di Asia Timur dengan negara-negara di Eropa, Afrika dan Timur Tengah serta India. Indonesia juga dilewati jalur perdagangan dari Asia ke arah Australia dan Selandia Baru.  
  • Letak geografis Indonesia memberi pengaruh baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya. Indonesia menjalin interaksi sosial melalui perdagangan, selanjutnya menjadi jalan bagi masuknya berbagai agama ke Indonesia, seperti Islam, Hindu, Buddha, Kristen, dan lain-lain.  
  •  Letak geologis Indonesia juga memberi keuntungan karena Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Hindia. Posisi tersebut membuat Indonesia memiliki banyak gunung api sehingga memiliki beragam potensi sumber energi dan mineral.
b. yang merugikan
  • Masuknya budaya dari negara lain yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia dan mempengaruhi kehidupan budaya bangsa Indonesia, misalnya pergaulan bebas, kesantunan, dan lain-lain.  
  • Indonesia rentan terhadap masuknya barang-barang terlarang yang diselundupkan seperti senjata api dan narkoba. 
 

. Luas Wilayah Indonesia 

 
Badan Informasi Geospasial (BIG) menyebutkan wilayah Indonesia terdiri atas daratan seluas 1.922.570 kmdan perairan seluas 3.257.483 km2. Jika dibandingkan dengan wilayah lainnya, maka luas wilayah Indonesia (daratan dan lautan) kurang lebih sama dengan Eropa atau hampir sama dengan Amerika Serikat atau Australia. 

Daratannya terdiri atas 13.466 pulau yang menjadikannya sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Banyaknya pulau membuat garis pantainya juga sangat panjang yaitu mencapai 99.030 km.



Untuk lebih memahami materi di atas, silakan simak baik-baik video di bawah ini!


Selamat Belajar, Semoga Sukses!



MATERI IPS BAB 4 PEKAN 3

 KEHIDUPAN MASYARAKAT PADA MASA ISLAM Masuknya Islam ke Indonesia Ada beberapa pendapat yang menjelaskan masuknya Islam dan tempat asalnya. ...