Rabu, 03 Maret 2021

MATERI IPS KELAS 7 BAB III Pekan 7

 PERAN IPTEK DALAM KEGIATAN EKONOMI

Ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari berkembangnya aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan.

IPTEK adalah suatu ilmu yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia.

Iptek menyebabkan kegiatan ekonomi makin lancar.

Makin lancarnya kegiatan ekonomi maka makin meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Dampak positif perkembangan iptek:

1. Terpenuhinya kebutuhan manusia

2. Membuat segala sesuatu lebih cepat dan mudah.

3. Mempermudah memperluas informasi.

4. Menambah wawasan pengetahuan.

5. Meningkatkan produktivitas.

6. Mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.

7. Memperluas pasar penjualan produk.

8. Mempermudah transaksi perdagangan.

Dampak negatif perkembangan iptek:

1. Mempengaruhi pola pikir masyarakat.

2. Menyebabkan polusi (perkembangan kendaraan bermotor, pabrik, dll)

3. Menyebabkan orang semakin malas

4. Menimbulkan kerusakan

5. Mengubah pola interaksi antarmanusia menjadi "sibuk" dengan dunianya sendiri

6. Meningkatnya jumlah pengangguran

7. Memudarnya semangat gotong-royong dan tolong-menolong

8. Memudarnya nilai-nilai asli bangsa.

Iptek dalam kegiatan produksi:

1. Memenuhi kebutuhan akan sumber daya (mesin, bahan baku, bahan penolong produksi)

2. Munculnya mesin produksi modern yang meningkatkan kualitas dan kuantitas.

3. Lebih mudah dalam memesan bahan baku dan bahan penolong produksi.

Iptek dalam kegiatan distribusi :

1. Memudahkan distribusi barang

2. Mempercepat barang-barang sampai ke konsumen

3. Ditemukannya sarana transportasi modern pendukung kelancaran distribusi.

Iptek dalam kegiatan konsumsi :

1. Kemudahan konsumen dalam memenuhi kebutuhan

2. Adanya layanan cepat (delivery order) lewat telepon

3. Penjualan secara online semakin memudahkan akses belanja masyarakat.

 

Agar lebih faham, silahkan simak video berikut :

https://youtu.be/-N6sDJdPLgc

Latihan-latihan soalnya silahkan klik quzziz berikut :

https://quizizz.com/join?gc=46892028




 

Senin, 15 Februari 2021

MATERI IPS KELAS 7 BAB III Pekan 6

PERMINTAAN, PENAWARAN, PASAR, DAN HARGA

PERMINTAAN

Adalah jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyarakat dengan berbagai tingkat harga tertentu. 

Ketika membahas tentang permintaan kita tempatkan diri kita seolah-olah  sebagai pembeli agar mudah menghayati makna permintaan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan :

1. Harga barang

Jika harga barang naik jumlah barang yang diminta berkurang, sebaliknya jika harga barang turun jumlah barang yang diminta bertambah.

2. Pendapatan masyarakat

Jika pendapatan rata-rata setiap orang meningkat maka jumlah barang yang diminta bertambah, sebaliknya jika  pendapatan menurun maka jumlah barang yang diminta menurun. 

3. Selera masyarakat

Apabila seseorang sangat menyukai suatu barang, walaupun harga barang tersebut mahal maka tetap akan dibeli, sebaliknya jika tidak berselera terhadap suatu barang walaupun harga barang tersebut murah tidak akan dibeli. 

4. Kualitas barang

Jika kualitas suatu barang bagus maka permintaan terhadap barang tersebut akan tinggi, sebaliknya jika kualitasnya jelek maka permintaan terhadap barang tersebut akan menurun.

5. Harga barang lain

Banyak sedikitmya barang yang diminta dipengaruhi juga oleh harga barang lain. Apabila harga kopi lebih mahal dari harga teh, maka masyarakat enderung membeli teh. Akan tetapi jika harga kopi lebih murah dari teh bagi mereka yang uangnya terbatas maka masyarakat akan membeli kopi yang merupakan pengganti teh. 

6. Jumlah penduduk

Semakin banyak jumlah penduduk, semakin banyak permintaan / pembelian. 

7. Ramalan masa depan

Masyarakat akan menambah permintaan terhadap suatu barang jika diperkirakan  harganya di masa yang akan datang akan naik.


Kurva Permintaan:





Kurva permintaan menggambarkan  sifat hubungan  antara jumlah permintaan barang /jasa dengan harga dalam berbagai kondisi. Biasanya kurvanya akan bergerak dari atas menuju ke bawah. Artinya semakin TINGGI harga suatu barang maka jumlah permintaan terhadap barang tersebut semakin SEDIKIT atau menurun. 

Macam-macam Permintaan :

a. Permintaan menurut daya beli konsumen

1. Permintaan efektif. 
Permintaan yang didukung dengan kemampuan daya beli. Berasal dari konsumen yang betul-betul memiliki kemampuan untuk membeli dan melakukan transaksi.
2. Permintaan potensial.
Permintaan yang didukung dengan kemampuan daya beli, tetapi belum melakukan transaksi. 

b. Permintaan menurut jumlah konsumen. Antara lain : 

1. Permintaan individual
Permintaan dari masing-masing orang terhadap suatu barang. 
2. Permintaan pasar. 
Permintaan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya. Permintaan ini dapat dihitung dengan menjumlahkan permintaan masing-masing orang atau individu.


PENAWARAN 

Adalah kesediaan penjual untuk menjual berbagai barang pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu. 
Dalam pembahasan penawaran kita memposisikan sebagai penjual. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran:

1. Biaya produksi.
Tinggi rendahnya biaya produksi akan menentukan harga barang. Bila biaya produksi tinggi maka produsen akan mengurangi jumlah produksi dan akibatnya penawaran akan berkurang. Sebaliknya jika biaya produksi murah maka akan semakin banyak barang yang ditawarkan.
2. Teknologi.
Semakin tinggi teknologi yang digunakan dalam produksi barang, maka kualitas dan jumlah barang hasil produksi bertambah dan ini berpengaruh pada naiknya jumlah penawaran.
3. Harapan akan mendapatkan laba.
Dengan harapan akan mendapatkan laba yang banyak maka produsen berlomba untuk meningkatkan produksinya, serta memperluas dan mengembangkan usaha.
4. Faktor-faktor non ekonomi. 
Bencana alam, larangan impor, kebijakan pemerintah, akan sangat berpengaruh pada penawaran.

Kurva Penawaran : 





Kurva penawaran adalah grafik yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan pada waktu tertentu dan tempat tertentu. Biasanya kurva penawaran akan bergerak naik. 


PASAR

Adalah sarana bertemunya penjual dan pembeli, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan jual beli atau proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah barang atau jasa yang diperjual belikan.

Tiga fungsi pasar:

1. Fungsi Distribusi
Untuk memperlancar distribusi barang dari produsen ke konsumen. 
2. Fungsi Pembentuk harga
Pasae mewujudkan kesepakatan harga antara penjual dan pembeli
3. Fungsi Promosi
Pasar menjual barang sekaligus memperkenalkan hasil produksi kepada masyarakat

MACAM MACAM PASAR

a. Menurut wujudnya

  • Pasar Konkrit

Pasar yang unsur-unsurnya seperti penjual, pembeli dan barang yang diperjual belikan ada disitu

  • Pasar Abstrak

Pasar yang antara penjual dan pembeli dan barang yang diperjual belikan tidak dapat bertemu langsung didalam pasar, tetapi ransaksi melalui alat  komunikasi

b. Menurut barang yang diperdagangkan

  • Pasar Barang Konsumsi
Pasar yang memperjualbelikan barang-barang keperluan sehari-hari
  • Pasar Barang Produksi
Menyediakan keperluan faktor-faktor produksi

c. Menurut luas jaringan distribusi

  • Pasar Setempat
Pasar yang digunakan oleh masyarakat sekotar wilayah dan melibatkan penjual dan pembeli disekitar daerah tersebut
  • Pasar Nasional 
Pasar yang cakupan penjual dan pembelinya dalam wilayah satu negara
  • Pasar Regional
Pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara yang berada dalam satu kawasan
  • Pasar Internasional
Pasar yang menyediakan komoditas barang dagangan untuk rakyat seluruh dunia

d. Menurut waktu penyelenggaraan

  • Pasar Harian

Pasar yang melakukan kegiatan setiap hari dan menjual barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari

  • Pasar Mingguan

Pasar yang dilaksanakan seminggu sekali

  • Pasar Bulanan

Pasar yang kegiatannya sebulan sekali

  • Pasar Tahunan

Pasar yang diadakan setahun sekali

e. Menurut organisasi strukturnya

  • Pasar Persaingan Sempurna

Didalamnya banyak terdapat penjual dan pembeli yang sama-sama telah mengetahui situasi pasar, barang yang diperjualbelikan homogen

  • Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar yang penjual dan pembeli memiliki kebebasan dalam menentukan harga dan barang yang diperjualbelikan

 

HARGA

Nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang 

Harga Pasar = Harga Keseimbangan

adalah harga yang disepakati pihak penjual dan pembeli, dan pada harga ini barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan



Lebih jelasnya silahkan simak video dibawah ini

 https://youtu.be/RAMWKyuAUhA

 
LATIHAN-LATIHAN SOALNYA, Silahkan klik link quizziz berikut ini

Senin, 08 Februari 2021

MATERI IPS KELAS 7 BAB III Pekan 5

 KEGIATAN EKONOMI

Tujuan Pembelajaran :

1. Menjelaskan mengenai kegiatan ekonomi

2. Menjelaskan kegiatan produksi

3. Menjelaskan kegiatan distribusi

4. Menjelaskan kegiatan konsumsi


A. KEGIATAN EKONOMI

Contoh kegiatan ekonomi diantaranya adalah industri otomotif, jasa ekspedisi, belanja kebutuhan, industri rumah, industri tekstil.
Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan disebut KEGIATAN EKONOMI.

Kegiatan ekonomi sehari-hari terdiri atas produksi, distribusi, dan konsumsi.

B. KEGIATAN PRODUKSI

Adalah kegiatan menghasilkan suatu barang.

Pengertian produksi bukan hanya menghasilkan saja tetapi lebih luas lagi dapat menambah nilai guna suatu barang. 

Jadi pengertian PRODUKSI adalah kegiatan menghasilkan barang/ jasa atau kegiatan menambah nilai guna barang/jasa. 

Setiap barang memiliki nilai guna ( utilitas) yang berbeda. Perbedaan nilai guna tersebut dapat dilihat dari :

a. nilai guna bentuk (form utility)

yaitu suatu barang akan memiliki nilai guna apabila telah mengalami perubahan bentuk. Contoh perubahan tersebut antara lain kacang kedelai  akan memiliki nilai guna lebih tinggi apabila dirubah atau diolah menjadi tahu atau tempe. Perubahan nilai guna tersebut akan mempengaruhi harga dan manfaat barang tersebut. Harga dan manfaat tahu atau tempe lebih tinggi dibandingkan dengan kacang kedelai. 

b. nilai guna tempat ( place utility), nilai guna suatu barang akan lebih tinggi karena perbedaan tempat. Misalnya pasir akan bertambah nilai guna kalu dibawa ke toko bangunan. 

c. nilai guna waktu ( time utility), nilai guna suatu barang akan bertambah jika kalau barang tersebut digunakan pada saat yang tepat. Misalnya jaket digunakan pada saat kita kedinginan, payung kita gunakan pada saat  hujan atau panas. Nilai guna barang tersebut akan bertambah kalau kita menggunakan pada saat kita membutuhkan. 

d. nilai guna kepemilikan (ownership utility), yaitu nilai barang akan bertambah jika barang tersebut telah berpindah kepemilikannya. Misalnya, sepatu di toko belum memiliki nilai guna dan akan memiliki nilai guna  kalau sepatu tersebut dibeli oleh seseorang dan kemudian dipakainya. Nilai guna barang bukan hanya ditentukan oleh kepemilikan saja, terapi dapat juga dilihat dari siapa yang memiliki. Seorang pemilik restoran akan lebih baik apabila memiliki juru masak yang terkenal.

PRODUSEN adalah orang yang melakukan kegiatan produksi. 

Untuk melakukan produksi seorang produsen harus ingat tiga hal, yaitu :

a. What, barang-barang apa saja yang akan dihasilkan dan bahan-bahannya apa saja. 

b. How, bagaimana memilih faltor-faktor produksi.

c. Whom, kepada siapa barang produksi tersebut didistribusikan.

FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI

a. Faktor produksi alam. Adalah faktor produksi yang disediakan oleh alam sebagai bahan mentah atau bahan baku produksi.

  1. Tanah sebagai sumber daya alam untuk lahan pertanian perkebunan, peternakan, industri dll.
  2. Hutan dapat menghasilkan bahan mentah kayu.
  3. Barang-barang tambang seperti emas, bijih besi, minyak bumi, dan gas alam.
  4. Air digunakan untuk pengairan atau bahan baku lainnya. 

b. Faktor produksi tenaga kerja. Adalah sumber daya manusia yang dapat digunakan kemanpuannya untuk proses produksi, dapat dibedakan menjadi 3 bagian :

  1. Tenaga kerja terdidik (skilled labour)
  2. Tenaga kerja terlatih  (trained labour)
  3. Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih.

c. Faktor produksi modal. Adalah segala hasil produksi yang dibuat manusia dengan tujuan untuk menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa lainnya.

Modal tidak hanya berupa uang terapi bisa juga berupa barang, contoh gedung, mesin, bahan mentah atau bahan baku yang digunakan dalam proses produksi. 

d. Faktor produksi Kewirausahaan, Adalah kemampuan seseorang atau beberapa orang untuk menyatukan semua faktor produsi agar dapat menghasilkan barang tertentu. 

C. KEGIATAN DISTRIBUSI 

Adalah kegiatan untuk menyalurkan barang/jasa dari produsen ke konsumen. 

Tujuan distribusi antara lain:

  1. Menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.
  2. Agar hasil produksi lebih berguna bagi masyarakat.
  3. Kebutuhan masyarakat akan barang/ jasa terpenuhi.
  4. Agar kontinuitas produksi terjamin.

Ada beberapa cara yang dilakukan agar barang sampai kepada konsumen :

  1. distribusi langsung 
  2. distribusi semi langsung
  3. distribusi tidak langsung

D. KEGIATAN KONSUMSI

Adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan. 

KONSUMSI adalah setiap kegiatan memakai, menggunakan, atau menghabiskan kegunaan suatu barang baik secara berangsur-angsur maupun sekali habis. 

Kegiatan ekonomi dapat diakukan oleh pelaku konsumsi yaitu antara lain:

  1. Kegiatan ekonomi rumah tangga keluarga   
  2. Kegiatan ekonomi rumah tangga perusahaan
  3. Kegiatan ekonomi negara


Lebih jelasnya silahkan simak video berikut

https://youtu.be/qV-TqIPaKSY

LATIHAN-LATIHAN SOALNYA, Silahkan kerjakan quizzis berikut

https://quizizz.com/join?gc=05607612




Rabu, 27 Januari 2021

MATERI IPS KELAS 7 BAB III, Pekan 4

 TINDAKAN, MOTIF, DAN PRINSIP EKONOMI

A. TINDAKAN EKONOMI

Manusia adalah makluk ekonomi artinya manusia selalu mempunyai kebutuhan. 

Manusia melakukan berbagai macam tindakan agar semua kebutuhannya terpenuhi dan dapat mencapai kemakmuran. 

Segala kegiatan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya disebut dengan TINDAKAN EKONOMI.

Contoh tindakan ekonomi antara lain : belanja, berolahraga, dan belajar.

berbelanja, berolahraga, dan belajar adalah tindakan ekonomi karena masing-masing bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

B. MOTIF EKONOMI

Setiap orang melakukan kegiatan selalu didorong oleh keinginan untuk memperoleh sesuatu.

Keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi disebut MOTIF EKONOMI. 

Motif ekonomi dapat dibedakan menjadi 4 macam :

1. motif untuk memenuhi kebutuhan 

contohnya : ayah / ibu bekerja untuk memperoleh penghasilan.

2. motif berbuat sosial

contohnya : membantu orang lain yang terkena musibah, membantu fakir miskin, dll

3. motif untuk mendapatkan penghargaan

contohnya : kalian belajar dengan rajin untuk memperoleh prestasi yang berupa penghargaan, bisa berupa rangking atau piala. 

4. motif untuk memperoleh kekuasaan 

contohnya seorang pengusaha akan terus melakukan kegiatan untuk mengembangkan usahanya agar mereka memperoleh harta yang banyak sehingga akan lebih dihargai masyarakat.

C. PRINSIP EKONOMI

Prinsip ekonomi adalah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin.

Dalam dunia usaha prinsip ekonomi berhubungan dengan istilah EFISIEN dan EFEKTIF.

Efisien artinya kegiatan yang dilakukan tepat untuk mencapai target tertentu. 

Efektif artinya apa yang dilaksanakan benar.

Contoh prinsip ekonomi : harga sepatu dengan kualitas yang sama di toko A Rp. 150.000, di toko B Rp. 149.000, di toko C Rp. 149.500. Maka kita akan memilih membeli sepatu di toko B karena dengan kualitas yang sama harganya di toko B paling murah.

Orang yang berpedoman pada prinsip ekonomi selalu melakukan pertimbangan sehingga pengorbanan kita dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Prinsip ekonomi dapat diterapkan dalam kegiatan ekonomi. 

1. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi. 

a. Menggunakan bahan mentah atau bahan baku dengan mutu baik

b. Mendirikan perusahaan yang dekat dengan bahan mentah atau bahan baku.

c. Menggunakan tenaga kerja dengan upah yang murah.

d. Harus selalu hemat dalam biaya produksi

2. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi

a. Menyalurkan barang dengan prinsip tepat sasaran, tepat waktu dan tepat tempat.

b. Menempatkan perusahaan di antara produsen dan konsumen.

c. Memberikan layanan yang baik.

d. Menggunakan sarana distribusi yang murah.

3. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi.

a. Membeli barang dengan memilih terlebih dahulu.

b. Memilih barang yang berkualitas bagus.

c. Membeli barang sesuai dengan yang direncanakan

d. Setiap awal bulan membuat daftar kebutuhan berdasarkan skala prioritas. 


Agar lebih jelas silahkan simak video berikut ini 

https://youtu.be/BLEF_CI1g6I 


LATIHAN-LATIHAN SOALNYA, Silahkan klik quizziz berikut ini

https://quizizz.com/join?gc=03207356



Senin, 25 Januari 2021

MATERI IPS KELAS 7, BAB III Pekan 3

 ALAT PEMENUHAN KEBUTUHAN MANUSIA

Alat pemenuhan kebutuhan manusia banyak sekali macamnya. Ada yang berupa barang dan jasa, ada yang berwujud dan ada yang tidak berwujud. Begitu juga untuk memperoleh perlu mengeluarkan uang atau tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperolehnya. Seperti halnya kebutuhan, alat pemuas kebutuhan terdapat berbagai jenis atau macamnya. Banyaknya alat pemuas kebutuhan itu agar mudah mengingat maka perlu diklasifikasikan sebagai berikut. 

A. Alat pemenuhan kebutuhan menurut kelangkaannya atau cara memperolehnya 

1. Barang Ekonomis

yaitu barang yang keberadaannya terbatas, sehingga untuk memperolehnya terbatas sehingga untuk memperolehnya perlu pengorbanan baik materiil maupun fisik. contohnya : sepatu, pakaian, air minum.

2. Barang Bebas 

yaitu barang yang jumlahnya banyak, sehingga untuk memperolehnya tidak perlu pengorbanan. Contohnya, sinar matahari, udara, air.

B. Alat pemenuhan kebutuhanan menurut hubungannya dengan barang lain

1. Barang Substitusi 

adalah barang yang dalam penggunaannya saling  dapat menggantikan dengan barang lain dengan syarat barang tersebut memiliki kegunaan yang sama. Contoh : nasi bisa diganti fungsinya dengan singkong, dan gula merah bisa digantikan dengan gula putih.

2. Barang Komplementer. 

adalah barang yang penggunaanya dapat saling melengkapi satu sama lain. karena bila tidak ada salah satu maka barang tersebut kurang bermanfaat atau bahkan tidak bermanfaat sama sekali. Contoh  motor tidak akan jalan kalau tidak ada bensin, kompor tidak akan menyala kalau tidak ada gas  atau minyak  tanah.

C. Alat pemenuhan kebutuhan menurut tujuan penggunaanya 

1. Barang produksi (barang modal)

Barang produksi disebut juga barang modal karena barang ini tidak dapat langsung memenuhi kebutuhan manusia tetapi melalui proses dahulu baru dapat digunakannya. Barang ini dapat menghasilkan barang lain. Contoh: lahan, mesin, dan gedung. 

2. Barang konsumsi 

adalah barang-barang yang dapat digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia. Barang ini banyak ragamnya, tergantung dari masing-masing individu yang menginginkan. Dalam kehidupan sehari-hari barang konsumsi disebut juga barang jadi, atau siap pakai karena telah melalui proses produksi dan siap dipasarkan. 

Contoh barang ini antara lain : buku tulis yang kalian  butuhkan untuk belajar dan alat tulis.

D. Alat pemenuhan kebutuhan menurut proses pembuatannya 

1. Barang Mentah 

adalah barang yang belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tetapi harus    melalui proses produksi terlebih dahulu. Contoh : padi belum bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan karena masih berupa barang mentah dan harus melalui proses dahulu, begitu juga kayu belum digunakan bila belum dibentuk dulu menjadi perabot. 

2. Barang setengah jadi

yaitu barang atau alat pemuas kebutuhan yang masih dalam proses produksi. Contoh barang ini antara lain : benang sebelum dibuat kain, dan tepung sebelum dibuat kue. 

3. Barang Jadi

adalah barang yang atau pemuas kebutuhan yang langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh : nasi, kue, alat tulis, tas, baju, celana, buku, dan pensil.


Agar lebih jelas, silahkan simak video berikut ini 

https://youtu.be/5ZRFp3qLYVM 


Senin, 18 Januari 2021

MATERI IPS KELAS 7, BAB III Pekan 2

 KEBUTUHAN MANUSIA

Kebutuhan adalah suatu keinginan terhadap suatu barang atau jasa yang menuntut adanya pemenuhan, apabila tidak dipenuhi maka akan mempengaruhi kehidupan. 

Apa perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan?

 

KEBUTUHAN : 

Definisi 

- hal-hal mendasar

- penting untuk kelangsungan hidup

- jika tidak ada tidak bisa menjalani kehidupan sehari-hari.

Contoh : rumah, pakaian, makanan, minuman, biaya sekolah, biaya keehatan. 


KEINGINAN : 

Definisi

- jika tidak ada, tetap bisa menjalani hidup.

- bisa digantikan dengan barang lainnya.

Contoh : mainan, rokok, barang branded, buku, gadged terbaru. 

Jadi keinginan adalah segala sesuatu baik berupa barang maupun jasa yang diinginkan manusia guna mencapai kepuasan, yang dapat dipenuhi setelah kebutuhan terpenuhi.

Bagaimana agar semua kebutuhan terpenuhi?

Maka kita harus menyusun skala prioritas. Skala prioritas disusun untuk mengetahui kebutuhan apa-apa saja yang harus didahulukan.

Skala prioritas juga menghindarkan seseorang dari kebutuhan yang tidak penting dan bersifat konsumtif.


MACAM-MACAM KEBUTUHAN MANUSIA 

a. Kebutuhan Menurut Intensitasnya atau Tingkatannya 

1. Kebutuhan Primer ( kebutuhan pokok). Adalah kebutuhan yang harus dipenuhi, karena bila tidak terpenuhi akan mempengaruhi kelangsungan hidup.

Contoh: pangan, sandang, dan papan.

2. Kebutuhan Sekunder (Tambahan). Adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan sekunder merupakan pelengkap dari kebutuhan primer.

Contoh : perabotan rumah tangga, perlengkapan sekolah.

3. Kebutuhan Tersier atau Kebutuhan Barang Mewah. Aadalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Kebutuhan ini tidak mutlak harus dipenuhi tetapi disesuaikan dengan kondisi keuangan dari masing-masing orang. 

Contoh : rumah mewah, perhiasan, kapal pesiar. 

b. Kebutuhan Menurut Sifatnya 

1. Kebutuhan Jasmani. Adalah kebutuhan yang bersifat memberi kepuasan pada badan atau jasmani.

Contohnya : makanan dan minuman, olah raga.

2. Kebutuhan Rohani. Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan yang dirasakan untuk kepentingan jiwa manusia. Apabila kebutuhan ini terpenuhi akan merasa puas, aman, dan tenang.

Contohnya : agama, pendidikan, dan rekreasi.

c. Kebutuhan Menurut Waktu Penggunaannya

1. Kebutuhan Sekarang. Adalah kebutuhan manusia yang harus segera dipenuhi pada saat dibutuhkan.

Contohnya: obat bagi orang yang sakit

2. Kebutuhan Masa Yang Akan Datang. Adalah kebutuhan manusia yang pemenuhannya dapat ditangguhkan pada masa yang akan datang. 

Contohnya : uang tabungan yang akan digunakan untuk pendidikan masa depan.

d. Kebutuhan Menurut Subyek

1. Kebutuhan Individual. Adalah kebutuhan yang berhubungan langsung dengan perorangan.

Contohnya, pakaian, sepatu, kaca mata.

2. Kebutuhan Kelompok atau Kolektif. Adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan pemenuhannya juga dilakukan secara bersama-sama. 

Contohnya : jalan, sekolah, dan pasar.


Kebutuhan manusia yang satu dengan yang lain berbeda ragam dan jumlahnya. Perbedaan ini disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhinya. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia : 

1. Jenis kelamin

2. Tingkat pendidikan

3. Lingkungan tempat tinggal.

4. Kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

5. Tingkat pendapatan.

6. Status sosial

7. Perbedaan selera 

Agar dapat melangsungkan kehidupannya dan memperoleh kemakmuran, orang harus mampu mengimbangi kebutuhan dengan alat pemenuhan yang ada. 


Agar lebih memahami, silahkan simak baik-baik video berikut ini 

https://youtu.be/Y9JbD3yvwuU



LATIHAN-LATIHAN SOALNYA, Silahkan kerjakan quizziz berikut
https://quizizz.com/join?gc=65331388






Rabu, 06 Januari 2021

MATERI IPS KELAS 7 BAB III Pekan 1

 AKTIVITAS MANUSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN

kompetensi Dasar 3.3

Menganalisis konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, penawaran- permintaan) dan interaksi antarruang untuk keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial dan budaya Indonesia.

Kompetensi Dasar 4.3

Menyajikan hasil analisis tentang konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, dan penawaran) dan interaksi antarruang untuk keberlang-sungan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia.

MATERI

KELANGKAAN SEBAGAI PERMASALAHAN EKONOMI MANUSIA

Manusia adalah makluk ekonomi (homo economicus) karena manusia selalu ingin memenuhi kebutuhan. 

Kebutuhan adalah suatu keinginan terhadap suatu barang atau jasa yang menuntut adanya pemenuhan. Apabila tidak dipenuhi maka akan mempengaruhi kehidupan. 

Untuk memenuhi kebutuhan manusia bertindak sebagai makhluk sosial karena tidak mampu memenuhi kebutuhan sendiri. 

Manusia melakukan aktivitas sepanjang hari untuk memenuhi kebutuhan.

Pada masa praaksara / prasejarah manusia memenuhi kebutuhan dengan berburu dan meramu. Kemudian seiring dengan berkembangnya berikir dan kebudayaan mereka mulai menetap dan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan dan dilakukan dengan cara barter. 

Kebutuhan manusia sifatnya tidak terbatas sedangkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan tersebut jumlahnya terbatas  atau langka.  Hal ini karena sumber daya antar daerah tidak sama, ada yang sumber dayanya melimpah sementara yang lain sumber dayanya sedikit. Sehingga terjadilah interaksi antar daerah untuk memenuhi kebutuhan.

Ketidakseimbangan antara KEBUTUHAN dan ketersediaan ALAT PEMUAS kebutuhan disebut KELANGKAAN.

Contoh kelangkaan misalnya kelangkaan bahan bakar bensin / premium dan gas. Terjadi karena adanya ketidakseimbangan produksi dengan kebutuhan masyarakat yang banyak. Sehingga timbullah kelangkaan yang menyebabkan antrian panjang. 

Kelangkaan merupakan masalah ekonomi manusia yang muncul karena adanya kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhan yang berupa barang dan jasa terbatas adanya.


Untuk lebih jelasnya, silahkan simak video berikut ini 

https://youtu.be/giYf_AqFGDI

Selamat belajar semoga kesuksesan akan mudah kita raih!

MATERI IPS BAB 4 PEKAN 3

 KEHIDUPAN MASYARAKAT PADA MASA ISLAM Masuknya Islam ke Indonesia Ada beberapa pendapat yang menjelaskan masuknya Islam dan tempat asalnya. ...